Kabupaten Barito Selatan, terletak di Kalimantan Tengah, Indonesia, adalah sebuah wilayah yang memadukan kekayaan budaya dan sumber daya alam. Dengan luas wilayah 8.830 km² dan populasi sekitar 135.024 jiwa, kabupaten ini menjunjung tinggi semangat “Dahani dahanai tuntung tulus” dan “pantang pulang sebelum tumbang” sebagai moto kehidupannya.
Keanekaragaman Budaya
Barito Selatan dihuni oleh mayoritas Suku Dayak, termasuk Dayak Ngaju, Bakumpai, Maanyan, Lawangan, Dusun, dan Bawo. Kehidupan masyarakatnya yang harmonis mencerminkan keragaman agama, dengan Islam sebagai agama mayoritas, diikuti oleh Kekristenan dan Hindu.
Pendidikan dan Kesehatan
Pendidikan di Barito Selatan menunjukkan angka partisipasi sekolah dasar yang tinggi (99%), namun menurun pada tingkat sekolah menengah atas (56,6%). Kabupaten ini memiliki sejumlah sekolah dasar, menengah, dan juga perguruan tinggi di Kota Buntok, seperti Sekolah Tinggi Pertanian Pgri Buntok dan STIE Dahani Dahanai Buntok. Dalam aspek kesehatan, kabupaten ini memiliki fasilitas rumah sakit umum dan poliklinik di Buntok, namun masih kekurangan fasilitas kesehatan khusus dan jumlah dokter.
Ekonomi dan Potensi Pengembangan
Ekonomi Barito Selatan didominasi oleh sektor pertanian, menyumbang hampir 70% tenaga kerja. Pertumbuhan ekonomi kabupaten ini menunjukkan peningkatan positif, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 5,99 triliun rupiah pada tahun 2019.
Untuk memajukan kesejahteraan di Barito Selatan, ada beberapa langkah strategis yang dapat diambil:
- Pengembangan Infrastruktur: Memperbaiki infrastruktur dasar seperti jalan dan transportasi untuk mendukung aktivitas ekonomi, terutama di sektor pertanian dan perdagangan.
- Investasi di Sektor Pendidikan dan Kesehatan: Meningkatkan kualitas dan akses pendidikan, serta membangun lebih banyak fasilitas kesehatan dan meningkatkan jumlah tenaga medis.
- Promosi Pariwisata: Mengembangkan potensi pariwisata, khususnya yang berkaitan dengan kebudayaan Dayak dan keindahan alam, sebagai sumber pendapatan alternatif.
- Pengembangan Agribisnis: Meningkatkan produktivitas dan diversifikasi produk pertanian, termasuk perikanan dan peternakan, untuk meningkatkan pendapatan petani.
- Pemberdayaan Masyarakat Lokal: Melakukan pelatihan dan pendidikan vokasional untuk meningkatkan keterampilan warga lokal, memperkuat ekonomi kerakyatan.
Dengan langkah-langkah ini, Barito Selatan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan penduduknya sambil mempertahankan keunikan budaya dan keindahan alamnya
